Itu tidak ada dalilnya, itu hanya anggapan tanpa dasar.
“Barangsiapa melakukan amalan yang bukan tuntunan kami, maka ia tertolak” (HR. Muslim)Dan keyakinan yang benar adalah yang sesuai dengan firman Allah subhanallahu wa ta’ala:
“Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yakni fajar.” (QS. Al Baqoroh: 187)
b) Makan sahur jauh sebelum waktunya
Ini bahkan bertentangan dengan yang dituntunkan Rasul sholallohu alaihi wasallam. Anas bin Malik berkata:
“Kami makan sahur bersama Nabi sholallohu alaihi wasallam lantas beliau bangkit untuk sholat. Aku bertanya kepada Zaid bin Tsabit, ‘berapa jarak antara adzan dan sahur’, dia menjawab, ‘sekedar orang membaca 50 ayat’.”
c) Memajukan adzan fajar dari jadwal sebenarnya
Yang diinginkan dengan berbuat seperti itu adalah hati hati. Namun, apa yang mereka lakukan tidak bisa dibenarkan. Mereka telah melanggar adab adab seorang muadzin, karena muadzin itu adalah orang yang dapat dipercaya.Dan waktu sholat telah ditetapkan waktu waktunya.
d) Menganggap puasa batal karena makan atau minum tanpa sengaja
Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Apabila salah seorang diantara kalian lupa lantas dia makan dan minum, hendaklah dia menyempurnakan puasanya. Karena sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum” (HR. Bukhori)Dan bila mengetahui orang makan atau minum karena lupa, maka ia harus segera diingatkan.
e) Mengulur adzan maghrib dari jadwal sebenarnya
Yang diinginkan dengan berbuat seperti itu adalah hati-hati. Namun, apa yang mereka lakukan tidak bisa dibenarkan.
“Apabila malam telah tiba dari sini dan siang telah berlalu dari sini dan matahari telah terbenam, maka telah berbuka orang yang puasa.” (HR. Bukhori)
f) Menunda buka puasa
Pertama, ini menyebabkan mundurnya sholat maghrib.
Kedua, ini menyelisihi sunnah Rasul sholallohu ‘alaihi wa sallam.
Ketiga ini malah menyerupai Yahudi dan Nasrani karena mereka mengakhirkan berbuka.
g) Takut gosok gigi
Memang ada sebagian ulama yang memakruhkan gosok gigi setelah sore,karena hal itu akan mengurangi bau mulut orang berpuasa. Namun yang benar adalah disunnahkan.
Adapun menggunakan pasta, yang benar adalah makruh karena itu berasa dan beraroma dan dikhawatirkan tertelan. (Fatwa Syaikh Ibnu Jibrin)
h) Tarawih super cepat
Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin menyebutkan saat membahas sholat Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam dan puasa sahabat, “Hal ini berbeda dengan apa yang dilakukan kebanyakan manusia saat ini. Mereka mengerjakan sholat tarawih dengan sangat cepat, jauh dari tuma’ninah.Padahal tuma’ninah adalah salah satu rukun sholat.
_________
Diringkas dari:
1. Panduan Praktis Puasa, Shalat Tarawih, Lailatul Qadar, I’tikaf, Zakat Fitrah, Idul Fitri, Idul Adh Ha, dan Kurban oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi, Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman, Abu Malik Kamal As Sayyid Salim, DR. Sa’id ‘Ali bin Wahf Al Qathani. Diterbitkan Pustaka Ibnu Umar.
2. Agar Puasa Berpahala Sempurna oleh Abdul Azis Muhammad As Sadhan. Diterbitkan Inas Media.

No comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan penuh pertanggung jawaban