Ada apa dengn rukun Islam? Bukankah itu sudah kita ketahui sejak kecil? Syahadat? Sholat? Zakat? Puasa? Haji? Sudah kita hafal rukun rukunnya bahkan dengan nyanyian-nyaniyan TPA. Masih banyak masalah lain yang perlu kita ketahui, kenapa masih saja membahas rukun Islam?
Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang seperti itu, yang terkesan meremehkan perkara ini. Padahal marilah kita tengok:
- Apa arti Islam?
- Apa dalil rukun Islam? Apa itu hanya sekedar ucapan ulama?
- Bagaimana agama manusia sebelum Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم diutus menjadi rasul?
- Apa dalil syahadat?
- Apakah syahadat hanya dilisan saja?
- Bagaimana dengan makna, rukun, dan konsekuensi syahadat?
- Bagaimana disyari’atkan sholat?
- Apa keutamaan sholat?
- Bagaimana takbir, ruku’, sujud, duduk, dan salam rosul dalam sholat? Bagaimana dalilnya?
- Apa dalil zakat?
- Bagaimana tata caranya?
- Bagaimana sejarah puasa?
- Apa dalil puasa romadhon dan puasa sunnah?
- Apa dalil haji?
- Bagaimana pelaksanaannya?
Itu adalah salah satu alasan penulisan. Maka saya sampaikan beberapa alasan lain kenapa saya menulis ulasan ini.
- Saya adalah orang awam yang ingin memperbaiki pemahaman dasar saya sesuai al Qur’an dan sunnah.
- Saya ingin mengokohkan pondasi agama
- Meski sudah banyak sumber yang bisa dirujuk dan kita tinggal membaca, namun saya masih harus mencari cari bab-bab yang saya butuhkan dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
- Banyak pemahaman pemahaman menyebar dan itu tidak merujuk pada pemahaman Nabi صلى الله عليه وسلم , sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, dan yang berpegang teguh dengan jalan mereka.
- Banyak kesalahan-kesalahan menyebar disana sini mengenai rukun Islam ini, lebih-lebih masalah syahadat. Ironisnya, kesalahan tersebut diyakini kebenarannya oleh mayoritas masyarakat.
- Saya mendapatkan kekurangan pada bab menghafal, seperti dinyatakan dalam tes psikologis saya. Terlepas dari akurat tidaknya tes tersebut, menulis kembali bab ini saya harapkan dapat, paling tidak, bisa menyokong ingatan saya.
- Memang, pertama kali ide ini tercetus, saya hanya berfikir untuk diri saya sendiri. Namun, alangkah baiknya bila dalam sekali melangkah, dua tiga pulau terlampaui.
Sumber-sumber yang akan saya gunakan
Dalil yang sohih sangat dibutuhkan dalam membangun pemahaman dasar dalam beragama. Oleh karena itu, saya mencukupkan untuk mengambil rujukan-rujukan dari sumber yang sudah jelas dalilnya, tidak mengandung pemikiran yang menyimpang dari manhaj salaf, yaitu dari buku, majalah, e-book, maupun web yang berpegang teguh dalam sunnah seperti:
- Kitab Tauhid syaikh Solih Fauzan
- Ushul ats-Tsalatsah syaikh Ibnu Utsaimin
- e-book kumpulan artikel salafy.or.id dan darussalaf.or.id
- e-book buletin al-Wala’ wal Bara’ Bandung
- dan banyak blog dan website yang akan saya sebutkan pada setiap pembahasan.
Apakah saya akan menulisnya sendiri?
Tidak seluruhnya. Bahkan kebanyakan darinya adalah copy paste atau ketik ulang. Maka saya sangat berterimakasih kepada yang sudah menulis atau mengetik baik dalam buku, e-book maupun web. Adapun tulisan saya, itu hanya sekedar pengantar.
Terakhir, silahkan ditunggu serial pembahasan ringkas rukun Islam diposting berikutnya. Koreksi dan saran sangat saya terima. Untuk itu, alangkah senangnya saya bila anda mau terus mengikuti pembahasan ini.
Semoga Allah memberikan keluangan waktu dan menjauhkan dari rasa malas.
Sholawat dan salam semoga tetap tercurah untuk Nabi kita صلى الله عليه وسلم , keluarga, dan sahabat-sahabatnya.

No comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan penuh pertanggung jawaban