Sunday, 11 May 2014

0 Serial Penjelasan Rukun Islam #1: (1) Islam dan Dalil Rukun Islam

, ,
Apa itu Islam?

Sering terdengar ungkapan: agama saya Islam atau saya telah masuk Islam. Terdapat pula di KTP orang Indonesia tentang agama: Islam. Tapi apakah sebenarnya makna kata ‘Islam’ tersebut? Jika kita mendengar kata Islam, maka ada dua pengertian yang dapat kita ambil.

Pengertian pertama
Islam secara umum yang memiliki makna:
Berserah diri kepada Allah dengan tauhid dan tunduk serta patuh pada Allah dengan menjalankan ketaatan kepadanya dan berlepas diri dari perbuatan menyekutukan Allah (syirik) dan berlepas diri dari orang-orang yang menyekutukan Allah (musyrik).

Islam dengan makna yang umum tersebut adalah agama seluruh Nabi Rosul semenjak nabi Adam ‘alaihi salam. Sehingga jika ditanyakan, apa agama nabi Adam, Nuh, Musa, Isa nabi dan Rosul lainnya? Maka jawabannya bahwa agama mereka adalah Islam dengan makna Islam secara umum sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Demikian juga agama para pengikut Nabi dan Rasul sebelum nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah Islam dengan pengertian di atas, pengikut para Nabi dan Rasul terdahulu berserah diri pada Alah dengan tauhid, tunduk dan patuh kepada-Nya dengan mengerjakan amal ketaatan sesuai dengan syariat yang dibawa oleh nabi dan Rasul yang mereka ikuti serta berlepas diri dari kesyirikan dan orang-orang yang berbuat syirik. Agama pengikut nabi Nuh adalah Islam, agama pengikut nabi Musa pada zaman beliau adalah Islam, agama pengikut nabi Isa pada zaman beliau adalah Islam dan demikian pula agama pengikut nabi Muhammad pada zaman ini adalah Islam.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيّاً وَلاَ نَصْرَانِيّاً وَلَكِن كَانَ حَنِيفاً مُّسْلِماً وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.”
[QS. Ali Imran: 67]


Allah juga berfirman,

هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمينَ مِن قَبْلُ

“Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu.”
[QS. Al Hajj: 78]


Pengertian kedua
Yaitu makna Islam secara khusus yaitu:
Agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم, yang mencakup di dalamnya syariat dan seluruh ajaran yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم. Dan inilah makna Islam secara mutlak, artinya jika disebutkan “Agama Islam” tanpa embel-embel macam-macam, maka yang dimaksud dengan “Agama Islam” tersebut adalah agama Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga orang-orang yang masih mengikuti ajaran nabi Nuh, nabi Musa atau ajaran nabi Isa setelah diutusnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم maka orang ini tidaklah disebut sebagai seorang muslim yang beragama Islam. Di samping itu, ada pengertian Islam secara bahasa yaitu Istislam yang berarti berserah diri.


RUKUN ISLAM

Sejak kecil kita sudah diajarkan tentang rukun Islam. Rukun Islam ada lima. Syahadat, sholat, zakat, puasa, dan haji. Namun, ada yang terluput dalam pemahaman dasar yang diajarkan guru guru ngaji kita dulu. Barangkali mereka berfikir belum perlu diberikan pada anak usia dini yang masih senang bermain. Dampaknya, kebanyakan kita sekarang tidak mengetahui apa dalil dari rukun Islam. Apa ini hanya karangan ulama saja?

Dalil-Dalil Rukun Islam
Perkara ini ada dalam hadits shahih, yakni hadits Jibril yang masyhur, yang diriwayatkan dari 'Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu 'anhu, yakni :

عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال : بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم إذ طلع علينا رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الش...عر , لا يرى عليه أثر السفر , ولا يعرفه منا أحد حتى جلس إلى النبي صلى الله عليه وسلم فأسند ركبته إلى ركبتيه ووضح كفيه على فخذيه , وقال : يا محمد أخبرني عن الإسلام , فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا " قال صدقت فعجبا له يسأله ويصدقه , قال : أخبرني عن الإيمان قال " أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره " قال : صدقت , قال : فأخبرني عن الإحسان , قال " أن تعبد الله كأنك تراه , فإن لم تكن تراه فإنه يراك " قال , فأخبرني عن الساعة , قال " ما المسئول بأعلم من السائل " قال فأخبرني عن اماراتها . قال " أن تلد الأمة ربتها وأن ترى الحفاة العراة العالة رعاء الشاء يتطاولون في البنيان " . ثم انطلق فلبث مليا , ثم قال " يا عمر , أتدري من السائل ؟" , قلت : الله ورسوله أعلم , قال " فإنه جبريل أتاكم يعلمكم دينكم " رواه مسلم

Dari Umar bin Al-Khathab radhiallahu 'anh, dia berkata:
"Ketika kami tengah berada di majelis bersama Rasulullah pada suatu hari, tiba-tiba tampak dihadapan kami seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan jauh dan tidak seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Lalu ia duduk di hadapan Rasulullah dan menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya diatas paha Rasulullah, selanjutnya ia berkata," Hai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam"

Rasulullah menjawab*, "Islam itu engkau :
1. Bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah,
2. Engkau mendirikan shalat,
3. Mengeluarkan zakat,
4. Berpuasa pada bulan Ramadhan dan
5. Mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya."

Orang itu berkata,"Engkau benar," kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya

Orang itu berkata lagi," Beritahukan kepadaku tentang Iman"

Rasulullah menjawab* :
1. Engkau beriman kepada Allah,
2. Kepada para Malaikat-Nya,
3. Kitab-kitab-Nya,
4. Kepada utusan-utusan Nya,
5. kepada hari Kiamat dan
6. Kepada takdir yang baik maupun yang buruk"

Orang tadi berkata," Engkau benar" ,Orang itu berkata lagi," Beritahukan kepadaku tentang Ihsan"

Rasulullah menjawab,
"Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihatnya, sesungguhnya Dia pasti melihatmu."

Orang itu berkata lagi,"Beritahukan kepadaku tentang kiamat"

Rasulullah menjawab," Orang yang ditanya itu tidak lebih tahu dari yang bertanya."
Selanjutnya orang itu berkata lagi,"beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya"

Rasulullah menjawab,"Jika hamba perempuan telah melahirkan tuan puterinya, jika engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, tidak berbaju, miskin dan penggembala kambing, berlomba-lomba mendirikan bangunan."

Kemudian pergilah ia (orang tersebut), aku tetap tinggal beberapa lama kemudian Rasulullah berkata kepadaku, "Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya itu?"
Saya menjawab," Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui"
Rasulullah berkata," Ia adalah Jibril, dia datang untuk mengajarkan kepadamu tentang agama kepadamu"
[Hadits Riwayat Muslim dalam Shahihnya, kitab Al-Iman, bab 1, hadits ke 1. Dan diriwayatkan juga hadits dengan lafadz seperti ini dari Abu Hurairah oleh Al-Bukhari dalam Shahih-nya, kitab Al-Iman, bab 37, hadits ke 1]


Dalil lainnya adalahsebagaimana yang terkandung di dalam hadits Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: syahadat bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadhan.”
[HR Al Bukhari (8) dan Muslim (16)]


Inilah rukun Islam yang bukan merupakan karangan para ulama, melainkan asli dari sabda Rosululloh صلى الله عليه وسلم. Lalu, bagaimana dengan rukun Islam yang pertama? Bagaimana rukun, makna, dan konsekuensinya? Nantikan penjelasan rukun Islam yang pertama pada posting selanjutnya!

Serial Penjelasan Rukun Islam (2): Mengenal Rabb




_____
*penulisan dengan angka hanya untuk mempermudah pemahaman. Dalam hadits sebenarnya, nabi tidak menyebut dengan angka-angka itu.


Sumber:

  • http://dakwahquransunnah.blogspot.com/2012/02/rukun-islam-dan-rukun-iman.html
  • http://www.almanhaj.or.id/content/460/slash/0
  • http://muslim.or.id

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan penuh pertanggung jawaban